IC Timer 555

IC Timer 555 | 9 out of 10 based on 100 ratings | 1 user reviews
Reviewed by Tim Belajar Elektronika | | Rating: 4.9 | Tutorial

IC Timer 555 adalah sebuah IC timer yang bekerja berdasar rangkaian tank circuit RC dan komparator yang dirangkai dengan komponen digital (R-Sflip-flop). IC timer 555 pertama kali diproduksi oleh Signetics yaitu tipe SE-555 yang bekerja pada -55 °C s.d. 125 °C dan NE-555 yang bekerja pada 0 °C-70 °C. Kemudian 555 diproduksi dengan desain yang berbeda meliputi LM555, 556 (versi dual), dan LMC-555(versi CMOS). IC timer 555 beroperasi dengan power supply dc +5v hingga +18V dengan stabilitas temperatur 50ppm/°C(0,005%/°C). Output IC timer 555 dapat berupa arus sink/source hingga 200mA. IC timer 555 kompatibel dengan komponen-komponen TTL, CMOS, op-amp, transistor dan jenis IC linear lain.

timer 555,IC timer 555,IC 555,dasar teori 555,dasar teori timer 555,teori timer 555,datasheet ic 555,timer monostabil 555,timer astabil 555,menghitung frekuensi 555,rangkaian timer 555,timer menggunakan ic 555,timer sederhana,ic ne555,flip flop 555,comparator 555,triger 555,output 555,keluaran ic 555,fungsi pin ic 555,membuat timer 555,timer murah,timer digital

Timer 555 dapat beroperasi baik sebagai monostabil maupun astabil. Keluaran gelombang kotak yang dihasilkan dapat memiliki variasi duty cycle mulai dari 50 – 99.9% dan frekuensi kurang dari 0,1Hz sampai dengan lebih dari 100KHz. Rangkaian 555 terdiri atas dua buah komparator tegangan (COMP1 dan COMP2), sebuah flip-flop kontrol R-S(reset/set) yang dapat direset dari luar melalui pin 4, sebuah penguat pembalik output (A1), dan sebuah transistor discharge (Q1). Level bias kedua kompartor ditentukan oleh resistor-resistor pembagi tegangan (Ra, Rb, dan Rc) yang terdapat antara Vcc dan ground. Input inverting komparator1 diberi masukan 2/3Vcc dan input noninverting dari komparator-komparator diberi masukan 1/3Vcc. Operasi monostabil membutuhkan masukan pulsa trigger pada pin 2 dari IC 555. Masukan trigger berupa drop level tegangan lebih dari+2/3Vcc menuju tegangan kurang dari +Vcc/ 3.

Operasi Monostabil Timer 555

Monostable Multivibrator (MMV) juga disebut one shot, menghasilkan output sebuah pulsa dengan periode tertentu ketika dipicu dengan sebuah pulsa masukan. Output dari oneshot akan seketika menuju “high” mengikuti pulsa pemicunya (trigger) dan akan tetap “high” sesuai dengan periodenya. Ketika periodenya telah habis maka outputnya akan kembali “low”. Outpt oneshot akan tetap “low” sampai ada trigger lainnya. IC 555 dapat dioperasikan sebagai MMV dengan menambahkan rangkaian eksternal yang sesuai.

Kedua komparator internal diberi tegangan prasikap dengan level tegangan tertentu oleh pembagi tegangan yang dirangkai seri (Ra,Rb,Rc). Input inverting komparator1 diberi tegangan hingga 2/3Vcc, dan input noninverting komparator2 diberi tegangan Vcc/3. Tegangan tersebutlah yang mengakibatkan beroperasinya 555 baik sebagai monostabil maupun astabil. Rangkaian timing eksternal (R1C1) dihubungkan antara Vcc dan input noninverting komparator1 melalui pin6. Pin7 juga dihubungkan dengan pin6 yang mengakibatkan terhubungnya transistor ke kapasitor C1. Ketika transistor “on”, resistansi kapasitor sangat rendah sehingga terhubung (short) melalui hubungan CE transistor.

Ketika 555 dihubungkan dengan sumber tegangan, input inverting komparator1 akan mendapat tegangan sebesar 2/3Vcc dan input noninverting komparator2 akan mendapat tegangan sebesar Vcc/3. Hal tersebut menyebabkan R-S flip-flop dalam kondisi reset, sehingga output Qnot-nya “high”. Oleh karena flip-flop terhubung pada output pin3 melalui sebuah penguat pembalik (A1) maka keluaran 555 “low”. Pada kondisi tersebut kapasitor mengisi (charging).Qnot dalam kondisi “high” menyebabkan transistor Q1 jenuh yang berarti terhubung ke ground melalui kapasitor C1. Maka pada kondisi ini kapasitor melepas muatan (discharge) sehingga Vc=0.

Apabila pin2 dieri masukan trigger, pada saat pulsa trigger bergerak menuju tegangan kurang dari 1/3Vcc seperti yang terlihat pada gambar, maka input noninverting komparator2 lebih positif dari input invertingnya, sehingga output komparator2 akan “high”. Pada saat itu, fip-flop dalam kondisi set, sehingga keluaran Qnot-nya “low” dan keuaran 555 “high”. Karena output Qnot-nya low, berarti transistor dalam kondisi “off”. Arus mengalir dari Vcc ke ground melalui kapasitor C1. Dengan kata lain, kapasitor kembali mengisi.(gambar). Tegangan kapasitor akan terus naik hingga mencapai 2/3Vcc, di mana pada saat Vc=2/3Vcc keluaran komparator1 menjadi “high” dan menyebabkan flip-flop reset dan keluaran 555 kembali “low”. Keluaran 555 tersebut akan tetap bertahan sampai ada masukan trigger lainnya.

Semua IC timer bergantung pada kapasitor eksternal untuk menentukan interval waktu off-on pulsa outputnya. Kapasitor akan memerlukan waktu tertentu untuk pengisian atau pelepasan muatan melalui resistor. Waktu tersebut dapat dijelaskan dan dihitung dari nilai resistan dan kapasitas yang diberikan. Persamaan periode pulsa untuk 555 tergantung pada waktu yang diperlukan oleh kapasitor pada saat mengisi hingga mencapai tegangan 2/3Vcc yang diberikan oleh konstanta waktu RC. Dengan demikian, jika tegangan kapasitor besarnya e = E(1 – (-t/RC)), dapat dihitung waktu yang akan mengaktifkan ambang komparatornya sebagai berikut :

DMCA.com

1 Komentar Untuk Artikel " IC Timer 555" »

Buat Pesan Untuk Artikel "IC Timer 555"

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

0+9 (Wajib di jawab)