Membuat Overload Detector

Tuesday, September 4th, 2012 - Circuit Tools, Power Supply

Overload Detector adalah rangkaian elektronika sederhana yang berfungsi untuk mendeteksi terjadinya arus yang berlebih pada suatu penghantar. Rangkaian Overload Detector ini pada umumnya dipasang pada beban atau pada output power supply untuk melindungi beban atau power supply tersebut dari terjadinya overload. Rangkaian Overload Detector ini dipasang seri antara beban dan sumber tegangan atau power supply. Teknik menghindari arus berlebih karena kelebihan beban (overload) salah satunya dengan memasang resistor seri dengan beban, tapi misal nilai resistansi resistor tersebut terlalu besar maka akan mempengaruhi kinerja sistem elektronika yang ada. Rangkaian Overload Detector ini dapat dijadikan solusi, karena rangkaian Overload Detector ini berfungsi untuk mengukur kelebihan arus yang disebabkan beban berlebih atau overload. “Rangkaian Overload Detector” ini disusun dengan Op-Amp LF351, Dioda Schottky dan resistor sebagai sensor yang dipasang di jalur yang arusnya ingin di kontrol.

Rangkaian Overload Detector

Rangkaian Overload Detector,Sensor Overload,Overload Detector,Overload Protector,rangkaian sensor overload,rangkaian overload detektor,rangkaian overload protektor,mendeteksi arus berlebih,mendeteksi overload,menghindari overload,mencegah overload,pengaman overload,pengaman arus,protektor arus,detektor arus,harga Overload Detector,membaut Overload Detector,jual Overload Detector,kit Overload Detector,komponen Overload Detector,fungsi Overload Detector,aplikasi Overload Detector,menggunakan Overload Detector,merakit Overload Detector,Overload Detector rakitan,harga overload protektor,jual overload protektor,skema overload protektor,membuat overload protektor,overload protektor rakitan,cara pasang overload protektor,cara seting overload protektor,kit overload protektor,modul overload protektor,harga pengaman overload,jual pengaman overload,kit pengaman overload,pengaman overload rakitan,cara pasang pengaman overload,seting pengaman overload

Pada rangkaian Overload Detector dipasang dioda schotty yag berfungsi untuk membuat perbedaan tegangan input inverting dan non inverting Op-Amp. Tegangan Drop Down D1 (dioda Schottky) akan 0,2 hingga 0,3 V. Nilai ini dapat dipengaruhi oleh R1, semakin besar nilai R1, semakin kecil tegangan drop down dioda. Masukan inverting OpAmp terhubung ke tegangan suplai positif melalui resistor Rs. Sehingga, level tegangan pada output OpAmp akan sama dengan tegangan suplai negatif, misalnya -5 V.

Pada saat arus yang mengalir pada resistor Rs meningkat, tegangan pada input inverting Op-Amp menurun. Pada saat yang bersamaan tegangan drop down Rs = (Is — Rs) menjadi sedikit lebih besar dari tegangan drop down D1, sehingga output dari OpAmp akan beralih ke level tegangan suplai positif. Sebuah lampu indikator atau relay dapat dihubungkan ke output Op-Amp sebagai indikator arus berlebih atau pemutus arus pada saat terjadi arus berlebih tersebut. Tegangan suplai maksimum untuk Op-Amp adalah ± 15 V. Semoga bermanfaat dan membantu mengatasi masalah overload pada rangkaian elektronika.

Share Membuat Overload Detector

Like Dan Ikuti Perkembangan Belajar Elektronika

Artikel Terkait Membuat Overload Detector